Doa Turun Hujan

Langit hitam pertanda mendung, meski tak melulu membawa turun hujan. Rahmat yang diturunkan Tuhan untuk hambanya, Sebagai penyeimbang kehidupan mahluk hidup dijagat raya.

Hujan acapkali ditunggu, ditengah dahaganya bumi. Karenanya, ketika percikan air hujan turun kebumi, sudah sepatutnya kita bersyukur kepada-Nya.

Rasulullah mengajarkan kita yang fakir ilmu pengetahuan. Bagaimana menyikapi saat hujan turun, untuk berdoa. Selain turunnya membawa kehidupan, Nabi juga mengajarkan bahwa ketika hujan turun, Doa akan mustajab.

ุงุทู’ู„ูุจููˆุง ุงุณู’ุชูุฌุงุจูŽุฉูŽ ุงู„ุฏู‘ุนุงุกู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ุชูู‚ุงุกู ุงู„ุฌููŠููˆุดู ูˆูŽุฅู‚ูŽุงู…ูŽุฉู ุงู„ุตู‘ูŽู„ุงุฉู ูˆูŽู†ูุฒููˆู„ู ุงู„ุบูŽูŠู’ุซู

Artinya, โ€œBurulah manjurnya doa ketika perang berkecamuk, iqamah shalat, dan turunnya hujan.โ€

(Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkรขr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Dan berikut ini doa turun hujan. yang bisa anda simpan di galeri HP, agar bisa dibaca ketika lupa nantinya.

Doa turun hujan arab indonesia dan artinya
Gambar Doa turun hujan

Doa turun hujan bahasa arab

ุงูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽูŠู‘ูุจู‹ุง ู‡ูŽู†ููŠู‘ู‹ุง ูˆูŽุณูŽูŠู‘ูุจู‹ุง ู†ูŽุงููุนู‹ุง

Doa turun hujan bahasa indonesia

Allรขhumma shayyiban haniyyรข wa sayyiban nรขfiโ€˜รข.

Arti doa turun hujan

โ€œWahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat,

(Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-โ€˜Aidrus, Jakarta)

Doa ketika turun hujan lebat membawa musibah

Sebagai negara yang beriklim tropis, Indonesia acapkali diguyur hujan yang begitu deras. Alih-alih bergembira, terkadang curah hujan turun dengan begitu lebatnya disambut dengan gemuruh petir.

Bagi saudara kita yang tinggal didaerah rawan bencana, hujan lebat terkadang tidak membawa keberuntungan.

Dahulu, semasa Rasullah hidup. Pernah terjadi satu musim kemarau yang cukup panjang. dan banyak orang mmendatangi Nabi untuk memohon diturunkan hujan oleh Allah SWT.

Berselang beberapa waktu kemudian, hujan yang dinantikan pun turun dengan begitu lebatnya. Saking lebatnya hujan turun, banyak rumah penduduk yang rusak, pepohonan tumbang dan binatang ternak pun mederita.

Melihat malapetaka dari hujan lebat ini, mereka mengadu kepada Rasulullah untuk memohon agar segera hujan reda. Dan Nabi Muhammad pun memanjarkan doa :

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ ุญูŽูˆูŽุงู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽู„ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง,ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุขูƒูŽุงู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูุจูŽุงู„ู ูˆูŽุงู„ุธู‘ูุฑูŽุงุจู ูˆูŽุจูุทููˆู†ู ุงู„ู’ุฃูŽูˆู’ุฏููŠูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ูŽุงุจูุชู ุงู„ุดู‘ูŽุฌูŽุฑู

โ€œAllahumma haawalaina wa laa โ€™alaina. Allahumma โ€™alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari

[Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].โ€

(HR. Bukhari no. 1014)

Ketika hujan turun begitu lebat dan di khawatirkan membawa bencana, Syaikh Shalih Sadlan menganjurkan untuk membaca doa ini.

(Karim) Hijaiyyah.com