Doa Bangun Tidur

Doa bangun tidur dianjurkan dibaca bagi setiap muslim, mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Tidur merupakan aktifitas alamiah manusia disetiap harinya. Dan dalam Islam, tidur dibahas sedemikian rupa lengkapnya.

Mulai amalan dan doa sebelum tidur hingga bangun tidur, Islam mengatur tata cara dan adabnya, yang bila diteliti lebih lanjut, tidur mengikuti sunnah Nabi sangatlah bermanfaat bagi manusia. Baik untuk kesehatan hingga menjadi ladang pahala.

Bangun Tidur

Bagaiamana tidur sobar malam ini?. nyenyak, pulas? kalau jawabannya iya, pastinya ketika bangun badan menjadi segar, merasa lebih sehat dan semangat baru kembali membara untuk menyambut segala aktifitas hari ini.

Badan segar, pulih dari penat yang menyandera badan dan semangat pagi, yaitu kondisi batin yang bergejolak seperti api yang membara siap untuk menerjang segala kesibukan nanti, merupakan keinginan kita disetiap bangun dari tidur.

Ya, tidur menjadi salah satu faktor penting dalam kehidupan manusia. Berapa banyak orang yang mengeluh ketika menjalani hari disebabkan karena tidurnya. โ€œAduh badanku pegal-pegal, tidur ku tadi malam tidak nyenyakโ€ kalimat ini menjadi contoh bagaimana tidur memengaruhi mood untuk beraktifitas.

Indikator tidur yang berkualitas dapat dirasakan ketika bangun tidur, kalau sobat sekalian mendapati badan menjadi lebih rileks dan suasana batin lebih bersemangat, walau diri sedang mengalami banyak masalah problema kehidupan, maka bersyukurlah.

Namun, jika tidak maka ada yang salah dengan cara tidurnya. Mulai dari kebiasaan tidur malam yang buruk, seperti bergadang untuk hal-hal yang sia-sia, Serta kurangnya amalan sesuai sunnah yang telah Nabi Muhammad ajarkan.

Jika sobat belum mengamalkan ajaran Rasulullah sebelum tidur, baca artikel mengenai doa sebelum tidur yang telah Hijaiyyah.com bahas. Semoga dengan mengikuti apa yang Nabi ajarkan pada waktu sebelum tidur dapat membuat tidur sobat menjadi lebih berkualitas.

Namun ada suatu waktu, ketika mata sudah mengantuk, pikiran dan hati gelisah tak tentu arah. Mengakibatkan untuk tidur-pun menjadi susah, keadaan ini tentunya acapkali dialami oleh setiap orang. Kata kerennya yaitu insomnia, ya susah tidur malam karena gelisah amat menjengkelkan.

Mata enggan terpejam hingga dini hari dan saat bangun-pun badan segar dan semangat hilang, karena bangun saat matahari sudah tinggi. Namun ada suatu doa pemberian dari Nabi, baca artikel selengkapnya di Doa saat susah tidur.

Suasana pagi, saat suara speaker langgar, mushalla dan masjid saling bersaut-sautan menjadi alarm setia yang membangunkan dari tidur. Tidur yang diibaratkan sebagai kematian sementara manusia. ketika bangun tidur kembalinya ruh kedalam tubuh, dan sebagai awal aktifitas hari.

Maka, untuk mengawali petualangan hari saat bangun tidur, berdoalah, sebagai bentuk rasa syukur seorang hamba kepada Maha Pemberi kehidupan. Meskipun hari ini segala kegiatan menumpuk, percayalah bahwa Allah memberikan suatu ujian tak akan melebihi batas kemampuan hambanya.

Doa Bangun Tidur

Berdoa ketika bangun tidur merupakan salah satu adab yang dijelaskan oleh Imam al-Ghazali. Dalam kitab Bidayatul Hidayah ada 4 adab yang dilakukan ketika terjaga dari tidur. Yaitu : 1. Berusaha bangun sebelum waktu subuh, 2. Ketika bangun tidur senantiasa yang terlintas pertama kali yaitu berzikir kepada Allah, 3. Ketika memakai baju, maka niatkanlah untuk menutup aurat bukan untuk mempamerkan, 4. Berdoa ketika bangun tidur. Berikut ini bacaan doa ketika bangun tidur.

doa-bangun-tidur
Gambar doa bangun tidur

Bacaan Doa Bangun Tidur Bahasa Arab

ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงู†ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ู…ูŽุง ุฃูŽู…ูŽุงุชูŽู†ูŽุง ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู†ูู‘ุดููˆู’ุฑู

Bacaan Doa Bangun Tidur Latin Bahasa Indonesia

Alhamdullillahil ladzii ahyaanaa baโ€™da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur

Arti doa bangun tidur

โ€œSegala puji bagi-Mu, ya Allah, yang telah menghidupkan kembali diriku setelah kematianku, dan hanya kepada-Nya nantinya kami semua akan dihidupkan kembali.โ€

Doa Bangun Tidur Panjang

ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงู†ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ู…ูŽุง ุฃูŽู…ูŽุงุชูŽู†ูŽุง ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู†ู‘ูุดููˆู’ุฑู ุฃูŽุตู’ุจูŽุญู’ู†ูŽุง ูˆูŽุฃูŽุตู’ุจูŽุญูŽ ุงู„ู’ู…ูู„ู’ูƒู ู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ุนูุธู’ู…ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูู„ู’ุทูŽุงู†ู ูู„ู„ู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ุนูุฒู‘ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูุฏู’ุฑูŽุฉู ู„ู„ู‡ู ุฑูŽุจู‘ู ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ ุฃูŽุตู’ุจูŽุญู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ููุทู’ุฑูŽุฉู ุงู„ู’ุฅูุณู’ู„ูŽุงู…ู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูŽู„ูู…ูŽุฉู ุงู„ู’ุฅูุฎู’ู„ูŽุงุตู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฏููŠู’ู†ู ู†ูŽุจููŠู‘ูู†ูŽุง ู…ูŽุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูู„ู‘ูŽุฉู ุฃูŽุจููŠู’ู†ูŽุง ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ุญูŽู†ููŠู’ูู‹ุง ู…ูุณู’ู„ูู…ู‹ุง ูˆูŽู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููŠู’ู†ูŽ. ุฃูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจููƒูŽ ุฃูŽุตู’ุจูŽุญู’ู†ูŽุง ูˆูŽุจููƒูŽ ุฃูŽู…ู’ุณูŽูŠู’ู†ูŽุง ูˆูŽุจููƒูŽ ู†ูŽุญูŽูŠูŽุง ูˆูŽุจููƒูŽ ู†ูŽู…ููˆู’ุชู ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ุงู„ู†ู‘ูุดููˆู’ุฑู. ุฃูŽู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุจู’ุนูŽุซูŽู†ูŽุง ููู‰ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุฅูู„ูŽู‰ ูƒูู„ู‘ู ุฎูŽูŠู’ุฑู ูˆูŽู†ูŽุนููˆู’ุฐู ุจููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ู†ูŽุฌู’ุชูŽุฑูุญูŽ ูููŠู’ู‡ู ุณููˆู’ุฃู‹ ุฃูŽูˆู’ู†ุฌู’ุฑูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุฃูŽูˆู’ ูŠูุฌู’ุฑูู‡ู ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ุฅูู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง. ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ูููŠู’ู‡ู ูˆูŽู†ูŽุนููˆู’ุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑู‘ู ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ูˆูŽุดูŽุฑู‘ู ู…ูŽุง ูููŠู’ู‡ู.

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nyalah kami kembali. Aku memasuki pagi, sedang kekuasaan tetap hanyalah milik Allah, kemuliaan dan kekuasaan milik Allah pula. (Dialah) Tuhan seru sekalian alam. Aku menyongsong pagi dengan kesucian Islam dan dengan kalimat ikhlas (syahadat) serta dengan agama (yang dibawa) Nabi Muhammad SAW. Juga dengan agama Bapak kami Ibrahim dengan berserah diri, serta bukanlah kami termasuk golongan orang-orang musyrik. Ya Allah dengan-Mu lah kami memasuki pagi dan sore, dengan-Mu lah kami hidup dan mati dan kepada-Mu lah kami kembali. Ya Allah kami mohon bangkitkanlah kami di hari ini pada kebaikan. Dan kami berlindung kepadamu dari mengerjakan keburukan ata mempekerjakan orang islam pada keburukan dan dipekerjakan orang untuk keburukan. Aku meminta kepada-Mu kebaikan hari ini dan kebaikan yang ada di dalamnya serta memohon perlindungan dari kejelekan hari ini dan kejelekan yang ada di dalamnya.


Keutamaan & Manfaat Doa Bangun Tidur

Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, bahwa bangun tidur merupakan awal dari segala kegiatan, tentunya untuk menyongsong itu diperlukan tekad dan semangat. Dan doa bangun tidur ini bila kita menghayati maknanya, semua hal yang anda perlukan dalam semangat termaktub dalam doa itu.

Mulailah hari dengan bersyukur (ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ู), kekuatan bersyukur ini sangat besar dalam kehidupan. Sebagai seorang hamba yang hanya memiliki sesuatu karena pemberitan dari Tuhannya. Maka bersyukur merupakan hal seharusnya dilakuan, bukan malah berkeluh kesah. Karena sesunggunya, Allah akan melipat gandakan nikmat itu selagi hamba bersyukur kepada-Nya, dan sebalikinya.

Dengan bersyukur, maka setidaknya ada dua hal yang didapati, yaitu : Mendapatkan ganjaran pahala dan mendapatkan Cinta dari Allah SWT. Tentunya, jika sudah mendapatkan cinta dari Tuhan, mudah-mudahan segala keinginan akan tercapai. Selanjutnya, memberikan perasaan yang positif, perasaan positif ini erat kaitannya dengan semangat dan motifasi yang tinggi, jika sudah tertanam sejak bangun tidur, apapun kegiatan hari ini meskipun itu sulit akan dihadapi dengan baik.

Mengingat akan kematian dan hari kebangkitan (ุงู„ู‘ูŽุฐูู‰ ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงู†ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ู…ูŽุง ุฃูŽู…ูŽุงุชูŽู†ูŽุง ูˆูŽุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ู†ู‘ูุดููˆู’ุฑู), bahwa sesungguhnya tidur itu merupakan kematian kecil, disetiap harinya kita mengalaminya. Namun sudahkah kita sadar bahwa kelak akan datang masanya kematian itu?.

Semua hal yang dimiliki didunia ini tidak akan dibawa, melainkan hanya amalan ibadah sebagai bekalnya. Dengan mengingat hal ini, tentunya kita akan sadar, serta tetap dalam koridor keislaman. Tidur itu menjadi latihan kematian, kelak kita akan dibangkitkan dan dimintai pertanggungjawannya.

(Nur Fauzah)